SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Hafid mengungkapkan bahwa Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kalteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,24 miliar pada tahun 2025 untuk peningkatan infrastruktur di Kabupaten Seruyan.
“Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek pembangunan jalan dan jembatan guna mendukung aksesibilitas masyarakat di daerah permukiman,” kata anggota dewan yang membidangi urusan Infrastruktur dan Pembangunan ini, Sabtu 1 Februari 2025.
Politisi PAN ini menyampaikan beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan meliputi peningkatan Jalan Desa Trans Halimaung Jaya dan sekitarnya di Kecamatan Seruyan Hilir Timur dengan alokasi sekitar Rp1,9 miliar.
Selain itu, peningkatan jalan dan drainase di Jalan Griya Prima Pembuang Hulu I dan sekitarnya, Kecamatan Hanau, mendapatkan alokasi sekitar Rp959 juta.
Pembuatan Jembatan RT/RW 06/01 Talok Pekat, Desa Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh dengan anggaran Rp308 juta.
Peningkatan Jalan Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya dengan anggaran Rp308 juta.
Peningkatan Jalan Desa Runggau Raya Km 102-Km 113, Kecamatan Danau Seluluk dengan anggaran Rp308 juta.
Peningkatan Jalan Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun dengan anggaran Rp308 juta.
Peningkatan Jalan Desa Riam Batang, Kecamatan Seruyan Hulu Rp215 juta.
Peningkatan Jalan Desa Tumbang Laku, Kecamatan Seruyan Hulu Rp215 juta.
Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Tumbang Salau – Desa Rantau Betung, Kecamatan Suling Tambun dengan anggaran Rp215 juta.
Peningkatan Jalan Desa Tumbang Kalam, Kecamatan Seruyan Hulu Rp215 juta.
Peningkatan Jalan Desa Sandul, Kecamatan Batu Ampar Rp168 juta.
Peningkatan Jalan Desa Tanjung Paku, Kecamatan Seruyan Hulu Rp122 juta.
Menurut Hafid, pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Ia berharap program ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Seruyan.
“Dengan adanya peningkatan infrastruktur ini, akses masyarakat ke berbagai fasilitas publik bisa lebih mudah, sehingga perekonomian desa pun bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.
Pemerintah berharap seluruh proyek yang telah dianggarkan dapat direalisasikan tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.
(Nardi)












