PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya terpilih periode 2025–2030, Fairid Naparin, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti pelatihan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan seluruh kepala daerah terpilih menjalani pendidikan militer sebagai bentuk peningkatan kapasitas kepemimpinan dan kedisiplinan.
“Sekedar informasi juga kepada jajaran pemerintah Kota Palangka Raya dan juga masyarakat, pelantikan nanti ada di Jakarta. Dan yang masih belum difinalkan ini adalah keinginan pak Presiden bahwa, seluruh kepala daerah baik Bupati, Wali Kota dan Gubernur ini disuruh latihan militer dulu di Magelang,” ujar Fairid.
Fairid mengungkapkan bahwa saat ini masih belum diketahui pasti kapan pelaksanaan retreat tersebut.
“Kemarin saya sempat komunikasi dengan Kemendagri, secepatnya kalau bisa sebelum bulan puasa. Tapi mungkin masih ada perdebatan, ada yang minta 8 hari ada yang minta 14 hari,” katanya.
Meski demikian, Fairid menegaskan kesiapannya mengikuti program tersebut sebagai bagian dari persiapan memimpin Kota Palangka Raya di periode keduanya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya resmi menetapkan pasangan Fairid Naparin-Achmad Zaini sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya terpilih pada Kamis 6 Februari 2025. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Hotel Aquarius Palangka Raya.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan KPU Kota Palangka Raya Nomor
2 Tahun 2025 tentang penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya terpilih tahun 2025-2030.
Pada Pemilihan Wali Kota 2024, pasangan Fairid–Zaini menang telak dengan perolehan 81.472 suara, mengalahkan pasangan Rojikinor-Vina Panduwinata yang meraih 46.466 suara.
Pelantikan Fairid-Zaini sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya direncakan berlangsung di Jakarta pada 20 Februari 2025 bersamaan dengan kepala daerah terpilih lainnya.
(Syauqi)












