PALANGKA RAYA – Tambak Udang Vaname Shrimp Estate Berkah di Kabupaten Sukamara kembali mencetak sukses besar! Berkat manajemen budidaya yang efektif, panen parsial pertama siklus kedua menghasilkan 4,2 ton udang vaname dari 12 kolam di Klaster C.
Tak berhenti di situ, panen berikutnya dijadwalkan pada 2 Maret 2025, dengan target hasil yang lebih tinggi dari kolam Klaster C7-9 dan C16-18.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Darliansjah, mengungkapkan bahwa rahasia di balik produktivitas tinggi tambak ini terletak pada pengendalian kualitas air, pakan, serta kepadatan udang. Strategi ini terbukti ampuh dalam mempercepat pertumbuhan udang dan memastikan hasil panen maksimal.
“Panen parsial menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi kepadatan dalam kolam. Dengan pengurangan kepadatan, udang yang tersisa bisa tumbuh lebih besar dan sehat, sehingga hasil akhir panen lebih maksimal,” jelas Darliansjah di Palangka Raya, Rabu 26 Februari 2025.
Selain itu, sistem distribusi hasil panen juga diperhatikan dengan baik. Udang yang dipanen langsung dikirim ke beberapa pemasok dengan menggunakan kendaraan yang sesuai, seperti truk Thermoking dan mobil pick-up, guna menjaga kesegaran produk hingga sampai ke tujuan.
Pengelolaan Shrimp Estate Berkah juga mendapat dukungan dari tenaga ahli perikanan yang melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi udang dan lingkungan tambak.
Dengan langkah ini, potensi penyakit dapat dicegah sejak dini, sehingga produktivitas tambak tetap terjaga.
Keberhasilan siklus kedua ini menjadi bukti bahwa penerapan manajemen budidaya yang baik berperan penting dalam meningkatkan hasil panen.
Diharapkan, Shrimp Estate Berkah dapat menjadi model budidaya perikanan yang sukses di Kalimantan Tengah.
(Sya'ban)












