SAMPIT – Keluhan petani terkait sulitnya mendapatkan pupuk subsidi akhirnya sampai ke telinga Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun. Ia menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi pupuk subsidi yang selama ini dinilai belum sepenuhnya menyentuh petani yang berhak.
Menurut Rimbun, pupuk subsidi seharusnya menjadi penopang utama bagi para petani tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Namun fakta di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara data distribusi dan kenyataan yang dirasakan petani. ”
“Banyak laporan dari petani yang tidak kebagian pupuk subsidi, sementara data yang kami terima menyebutkan distribusi di Kotim berjalan lancar. Apakah ada permainan di sini? Ini yang perlu kita telusuri,” tegas Rimbun, Senin 24 Maret 2025.
Politisi PDIP Perjuangan ini menegaskan pentingnya pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan kejaksaan, untuk memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa pupuk subsidi benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak. Dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak, diharapkan tidak ada lagi celah untuk penyimpangan dalam distribusi,” tambahnya.
Rimbun juga meminta agar pemerintah daerah proaktif dalam mengevaluasi mekanisme distribusi serta membuka saluran pengaduan bagi petani yang mengalami kendala.
(Nardi)












