Tak Menyerah, Ditpolairud Terus Gelar Patroli untuk Cegah Perusakan Alam

IST/BERITASAMPIT - Personel Ditpolairud Polda Kalteng saat mendatangi nelayan di perairan Das Mentaya, Kota Sampit.

SAMPIT – Dalam upaya melindungi ekosistem laut dari praktik penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing), patroli terus dilakukan di perairan Das Mentaya, Kota Sampit, Kabupaten Timur (Kotim).

Menggunakan kapal polisi dengan nomor pelayaran XVlll-1008, personel Ditpolairud  memberikan imbauan kepada para nelayan agar tidak menggunakan metode berbahaya seperti bom ikan, racun, setrum, serta alat lain yang dapat merusak ekosistem laut.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menerangkan bahwa patroli tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran nelayan akan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

“Dengan adanya patroli dan sosialisasi ini, diharapkan para nelayan dapat beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan demi kelestarian biota laut dan sungai demi keberlanjutan mata pencaharian mereka di masa depan,” katanya, Selasa 15 April 2025.

Kegiatan yang terus di galakan oleh Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel nya yang tersebar di seluruh Das Provinsi itu merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan sungai, serta mendukung perikanan yang berkelanjutan terkhusus suangai Das Mentaya.(im)

baca juga ...  Hancurkan Pertahanan Primacom FC, BFC Mentaya Segel Tiket Semifinal HNR Cup II
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!