Serap Aspirasi Warga Petuk Katimpun Soal Banjir dan Infrastruktur

– Sejumlah anggota DPRD Kota melakukan kegiatan reses di Kantor Kelurahan Petuk Katimpun, Rabu 16 April 2025, guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Kegiatan ini diikuti oleh wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, yang menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai aspirasi yang disampaikan warga.

Anggota Komisi I DPRD Kota , Hatir Sata Tarigan, mengajak masyarakat untuk terus mempererat komunikasi dengan para wakil rakyat.

“Pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah demi kemajuan wilayah. Mari kita jalin komunikasi dan kita bangun Petuk Katimpun,” ucapnya.

Selain itu, dari sejumlah aspirasi yang disampaikan, salah satunya adalah persoalan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut. Dampak banjir tidak hanya merusak permukiman dan menghambat akses pendidikan, namun juga mengancam sektor pertanian.

“Salah satu solusi yang saya usulkan adalah menambah pengadaan alat berat melalui APBD 2026. Kalau menunggu proyek terlalu lama, jadi kalau kita punya 15 unit alat berat, tinggal dibagi penggunaannya. Bisa untuk bangun jalan, drainase, hingga mendukung pertanian,” tambahnya.

Fraksi Demokrat akan menyampaikan usulan ini secara resmi kepada Wali Kota . Dalam hal ini juga mengapresiasi respon cepat Pemerintah Kota melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terkait pembangunan jembatan menuju Perumahan Griya Katimpun Indah I, yang sebelumnya diusulkan oleh warga.

“Mengenai permintaan pengaspalan Jalan AMD, Hatir menyatakan dukungannya dan akan mengusulkan pekerjaan itu melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dewan. Selain itu, meminta RT mengecek lebar jalan supaya tahu volumenya dan bisa memasukkan ke dalam pokir secara terukur,” urainya.

Anggota Komisi II , Khemal Nasery, juga menyatakan komitmennya mendukung dan membantu mewujudkan berbagai aspirasi warga Petuk Katimpun.

baca juga ...  Dewan Palangka Utamakan Laporan Masyarakat untuk Diselesaikan

Sementara itu, Lurah Petuk Katimpun, Brita Asi, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menuju fasilitas pendidikan sangat dibutuhkan, termasuk pelabuhan yang dapat digunakan sebagai tempat evakuasi ketika banjir melanda, atau keperluan logistik.

Ketua RT 09, Primadoni, mengutarakan harapannya agar Jalan AMD segera diaspal, mengingat di wilayah tersebut terdapat fasilitas pendidikan mulai dari TK hingga SD.

“Jalan ini juga menghubungkan ke Jalan Refrisia, yang dinilai sangat strategis,” ungkapnya. (yud)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!