SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki melakukan sidak langsung ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang belum rampung 100 persen dan belum serah terima, namun anggaran pembangunan sebesar Rp 11 miliar lebih telah dicairkan 100 persen. Diketahui selain Lebkesda, pengerjaan pembangunan gedung baru UPT Puskesmas Jelai yang harusnya selesai pada Desember 2024 juga belum rampung dan masih dikerjakan hingga April 2025
“Banyaknya komplen dan keluhan masyarakat tentang Labkesda kita, seperti yang kita sidak di Puskesmas Jelai, ini kita sidak juga ke Labkesda dan harapan kita sesuai dengan janji dari kontraktor bahwa akhir bulan ini sudah selesai bisa serah terima,” kata Masduki, Jumat 18 April 2025.
Masduki mengatakan bahwa jika Labkesda tersebut rampung maka bisa dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
“Anggaran pembangunan gedung ini cukup besar, kalau tidak dimanfaatkan sangat disayangkan, karena saat ini masyarakat sedang menunggu Labkesda ini segera selesai dan fungsional untuk pelayanan,” terang Masduki.
Saat disinggung terkait dengan kendala yang dihadapi sehingga pengerjaan pembangunan Labkesda Sukamara molor, Masduki menegaskan bahwa dirinya masih belum mengetahui apa yang menjadi penyebab dan kendala tersebut.
“Nah, itu yang kami belum paham juga, karena bangunan ini harusnya selesai pada 27 Desember 2024 sama dengan Puskesmas Jelai kemarin,” ucap Masduki.
Masduki berharap kedepan tidak adalagi proyek yang mundur atau molor pengerjaannya, hal itu selain merupakan Pemerintah Daerah juga merugikan masyarakat yang telah membayar pajak untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kedepan biar masyarakat tahu, kalau ada proyek yang bisa dimanfaatkan, pengerjaan tepat waktu, jelas penggunaannya yang jelas transparan ya,” tukas Masduki. (enn)












