MUARA TEWEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Mery Rukaini, menyampaikan rasa syukurnya dapat menghadiri kegiatan panen raya padi serentak di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin 7 April 2025.
Meskipun pemberitahuannya terbilang mendadak kata Mery. Dedikasi tersebut ditunjukkannya dengan menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 500 kilometer dari Muara Teweh dengan waktu tempuh hampir 12 jam, termasuk waktu istirahat selama tiga jam di Kota Palangka Raya.
Kehadiran dalam kegiatan panen raya ini, menurut Mery Rukaini, memberikan banyak informasi berharga, terutama mengenai kemajuan program pertanian padi di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, arahan dan program dari Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memajukan sektor pertanian Indonesia juga menjadi perhatian utama.
Mery Rukaini mengajak seluruh anggota DPRD Barito Utara untuk aktif mengawal dan mendorong program-program pemerintah daerah yang bertujuan memajukan pertanian di wilayah Barito Utara. Sinergi dengan pemerintah pusat dinilai penting untuk mendukung produktivitas pertanian secara umum, serta mengembangkan potensi produksi pertanian lokal seperti padi varietas Talun Koyem atau jagung yang sesuai dengan kondisi geografis Barito Utara.
Panen raya padi serentak di Kalimantan Tengah tersebut dalam rangka memperkuat ketahanan pangan bersama 13 provinsi di Indonesia yang ditunjuk dan dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.
Sedangkan panen raya padi di Kalimantan Tengah dipusatkan secara virtual dihadiri Gubenur Kalteng Agustiar Sabran bersama unsur Forkopimda Kalimantan Tengah serta para Bupati/Wali Kota di Kalteng.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui zoom menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian dimana melalui program pertanian, kebutuhan pupuk di Kalimantan Tengah tercukupi dan petani mudah mendapatkannya.
Agustiar Sabran melaporkan, capaian angka produktifitas lahan sawah padi khususnya yang ada di lokasi program ketahanan pangan rata-rata 6,5 ton/ha, yang mana angka ini diatas rata-rata produksi lahan sawah nasional yaitu 5,4 ton/ha.
Sementara target total produksi gabah untuk Kalimantan Tengah adalah 1820 ton. Sedangkan total produksi gabah yang telah diserap bulog 3720 ton sehingga target capaian produksi padi di Kalimantan Tengah adalah 200%. (isk)












