Proyek Puskesmas Bapinang di Pulau Hanaut Disorot Jaksa, Sejumlah Nama Terseret!

SAMPIT – Alih-alih membawa manfaat bagi masyarakat, proyek pembangunan Puskesmas Bapinang di Kecamatan Pulau Hanaut kini justru memicu sorotan . Proyek yang diharapkan menjadi tumpuan layanan warga Kabupaten itu kini dalam radar penyelidikan Kejaksaan.

Proyek yang digarap oleh Dinas Kabupaten Kotim tersebut diduga mengandung sejumlah kejanggalan hingga menyeret sejumlah pihak untuk diperiksa.

Pantauan di lapangan, Kejaksaan Negeri yang berlokasi di Jalan A Yani, Sampit, tampak mulai memanggil beberapa pihak terkait.

Nama-nama yang diperiksa pun tak main-main, mulai dari konsultan proyek hingga sejumlah pejabat di lingkungan Dinkes Kotim turut dipanggil untuk dimintai keterangan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi enggan merespons saat dimintai konfirmasi pada Selasa 22 April 2025 melalui Whatsapp.

Sementara itu, seorang sumber di Kejaksaaan Negeri membenarkan sudah memanggul beberapa orang terkait proyek tersebut.

“Benar sudah ada beberapa orang dipanggil dari proyek itu, namun saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ungkap seorang sumber di Kejaksaan Kotim.

Seperti diketahui proyek Puskesmas Pulau Hanuat pekerjaannya bersamaan dengan Puskesmas Parenggean kontraktor yang dimenangkan menurunkan harga hampir Rp1 miliar dari pagu anggaran.

Di mana proyek dibawah Dinas , di mana Puskesmas Bapinang di Kecamatan Pulau Hanaut dan Puskesmas Parenggean di Kecamatan Parenggean yang ditingkatkan dengan estimasi anggaran mencapai Rp10,5 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kotim.

(Jimmy)

baca juga ...  Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata: Saat Jam Kerja, ASN hingga P3K Diduga Nongkrong di Kafe
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!