Loloskan 9 Ribu Benih Sawit: Varietas Unggul dari Mantaren II

– Sebuah bangunan sederhana berdiri di ujung Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir, .

Di sinilah, pada Kamis, 24 April 2025, tim dari UPT BP3B Dinas Perkebunan melakukan verifikasi akhir terhadap ratusan polybag benih sawit yang tertata rapi di pembibitan milik CV. Karya Jaya Bahagia.

Hasilnya, sebanyak 9.564 batang benih sawit varietas DxP TN.1 dinyatakan lolos sertifikasi. Benih ini berasal dari PT. Bakti Tani Nusantara di Batam, sebuah perusahaan penyedia benih dengan reputasi kuat dalam penyediaan bibit unggul berkualitas tinggi.

“Seluruh proses budidaya, dari pre-nursery hingga main nursery, memenuhi standar. Kami juga mengecek kesiapan SDM, sarana produksi, dan sistem pengendalian hama,” kata David Hariyanto, Kepala UPT BP3B.

Tak hanya proses teknis yang diperhatikan. Tim dari BP3B juga menyelidiki kelengkapan administratif dan komitmen perusahaan terhadap pelaporan data pembibitan.

Menurut David, benih yang lolos sertifikasi akan mendapatkan kode produksi resmi, yang menjamin keaslian dan kualitas varietas yang dipasarkan kepada petani dan perusahaan perkebunan.

Proses ini mengacu pada Pedoman Teknis Sertifikasi Benih Kelapa Sawit yang diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 4 Tahun 2025. Regulasi tersebut menekankan pentingnya pengawasan terintegrasi dari hulu ke hilir untuk menjamin mutu benih yang beredar di pasar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perkebunan , H. Rizky Ramadhana Badjuri, menyatakan bahwa wilayah memiliki potensi sebagai sentra penyedia benih sawit legal bagi wilayah tengah dan selatan Kalimantan.

“Kami dorong pelaku usaha pembibitan untuk mengurus sertifikasi sejak dini, agar tidak terkendala saat distribusi,” katanya.

Selain mendukung keberlanjutan usaha perkebunan, kegiatan ini juga bertujuan memberantas benih palsu yang marak beredar di pasaran.

baca juga ...  Edy Pratowo Sebut RSUD Hanau di Kabupaten Seruyan Segera Diresmikan

“Kami harap sertifikasi ini bukan hanya formalitas, tapi bagian dari kesadaran kolektif untuk menjaga mutu industri sawit kita,” tutup David.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!