SAMPIT – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pantai Ujung Pandaran pada Minggu pagi, 4 Mei 2025. Ratusan jamaah dari berbagai majelis di Kalimantan Tengah memadati area makam Syekh Abu Hamid bin Syekh Haji Muhammad As'ad Al Banjari atau yang dikenal sebagai Datu Kelampaiyan dalam rangka kegiatan ziarah akbar yang penuh makna.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 jamaah gabungan dari Majelis Rasulullah SAW Kalteng, Majelis Hadrah Basaudan Sampit, Majelis Taklim Habbasyawiah Nur Albarkah Palangka Raya, serta Majelis Alghinna Kerengpangi dan sejumlah jamaah dari Seruyan dan Katingan.
Ziarah dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan lantunan zikir, tasbih, dan sholawat yang menggetarkan hati, dilanjutkan dengan tausyiah penuh hikmah oleh Khodimul Majelis Rasulullah SAW Kalteng, Habib Ahmad Al-Habsyi.
Usai berziarah, rombongan melanjutkan kebersamaan di tepian Pantai Camp Kobes, menikmati makan siang bersama dan sesi foto sebagai kenangan penuh kebersamaan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ziarah ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Ini adalah bentuk istiqomah kita dalam mengamalkan serta menyyiarkan dakwah Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan para auliya,” ujar Habib Ahmad Al-Habsyi.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ziarah ke makam Buyut Datu Kelampaiyan ini akan menjadi agenda rutin tahunan yang terus dilestarikan.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi seremonial semata, tetapi menjadi momentum meneladani jejak para wali dan ulama dalam menghidupkan akhlak Nabi SAW serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambahnya.
Ziarah ini menjadi bukti semangat jamaah untuk terus menjaga warisan spiritual dan budaya Islam, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
(BS-1)












