Perkuat Ketahanan Pangan Nasional melalui Penanaman Padi Perdana di Tahai Baru

DENNY/BERITA SAMPIT - Bupati Pulpis, bersama Wabup, Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas TPHP Kalteng, Ketua DPRD Pulpis Dandim 1011/KLK, Polres dan Kejari Pulpis, sejumlah kepala OPD, camat dan tokoh warga setempat.

– Bupati H Ahmad Rifa'i bersama Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta memimpin langsung kegiatan Gerakan Menanam Padi perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahai Baru, Kecamatan Maliku. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya program ketahanan pangan berbasis masyarakat di daerah tersebut, Sabtu 3 Mei 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Ir Hj Sunarti, Ketua DPRD Pulpis, Dandim 1011/KLK Letkol Inf Pamungkas Army Saputro, perwakilan Polres dan Kejari , serta sejumlah kepala OPD, camat dan tokoh masyarakat setempat.

“Gerakan ini menjadi simbol dimulainya penanaman padi dari program CSR secara serentak. Kami berharap hasilnya dapat mendukung ketahanan pangan, khususnya di ,” kata Bupati H Ahmad Rifa'i, saat dikonfirmasi ulang, Minggu 4 Mei.

Rifa'i menambahkan, program CSR ini juga diharapkan dapat memotivasi lain di untuk ikut aktif dalam membangun kemandirian pangan melalui perluasan lahan sawah dan peningkatan produktivitas pertanian.

Sementara itu, terpisah, Kadis TPHP Provinsi Kalteng, Hj Sunarti menjelaskan, tahun 2025 mendapat target 100 ribu hektare cetak sawah dari Kementan, namun karena refocusing, hanya terealisasi 75 ribu hektare.

“Untuk , targetnya sekitar 16 ribu hektare dan yang sudah berkontrak sekitar 8 ribu hektare,” ungkapnya.

Sunarti menekankan bahwa Tahai Baru menjadi lokasi penting dengan luasan kontrak sekitar 800 hektare. Ia juga mengajak kaum muda untuk bergabung dalam brigade pangan agar lahan yang telah dicetak tidak kembali menjadi semak belukar dan dapat langsung ditanami. (ds)

baca juga ...  Dinkes Pulang Pisau Cek Kesehatan ASN Disdukcapil
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!