KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melaksanakan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) pada perencanaan pembangunan triwulan I dan penandatanganan komitmen bersama inovasi daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun 2025, Senin, 5 Mei 2025.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong menyampaikan capaian pelaksanaan APBD hingga triwulan I Tahun 2025, di mana realisasi pendapatan mencapai Rp24 miliar atau 21,62 persen, dan realisasi belanja sebesar Rp203 miliar lebih atau 14,42 persen.
“Saya berharap kepada perangkat daerah untuk inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk kerja sama dengan BRIN yang ditandatangani pada 30 April 2025,” ungkap Jaya Samaya Monong.
Kerja sama tersebut kata dia, meliputi pemanfaatan teknologi pengolahan emas ramah lingkungan, penyusunan dokumen peta jalan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), serta pengelolaan sumber daya genetik pertanian.
Terkait komitmen inovasi, dia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak hanya mencantumkan daftar inovasi, tetapi juga melaksanakannya dengan bukti nyata yang dapat dilaporkan ke Kemendagri melalui ajang Innovation Government Award (IGA).
“Enam inovasi yang wajib dipenuhi harus mencakup pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perumahan, ketertiban umum, dan sosial,” bebernya.
Pada kesempatan ini juga ia menyoroti rendahnya capaian opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang baru mencapai Rp6,8 miliar atau 23,51 persen dari target Rp29 miliar lebih.
“Saya meminta terobosan dari dinas Pendapatan daerah dan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), termasuk program pemutihan pajak atau insentif lainnya,” tutup Jaya Samaya Monong. (ale)












