Ganggu Ekonomi Kotim, Lingkar Selatan Sampit Harus Diprioritaskan Hingga Fungsional

IST/BERITASAMPIT - Anggota Komisi IV DPRD Abdul Hafid dan Kepala Dinas PUPR H Shalahuddin.

SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Abdul Hafid menegaskan kerusakan Jalan Lingkar Selatan Sampit, Kabupaten mengakibatkan ekonomi setempat terganggu.

Menurut Hafid sebuah keharusan jalan itu berfungsi dengan baik, itu ditegaskannya saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) .

Hafid menyampaikan itu untuk lebih memastikan agar anggaran untuk yang kini dialokasikan sebesar Rp30 miliar berjalan dengan baik, di sisi lain juga berapa kekurangannya nanti bisa terus diakomodir sehingga jalan itu benar-benar bisa berfungsi dengan baik.

“Kita bersyukur, apa yang kita sampaikan disambut baik oleh Kepala Dinas PUPR dan kami berharap jalan itu jadi prioritas untuk diselesaikan,” tegas politisi dari Fraksi PAN ini, Rabu 7 Mei 2025.

Menurut Hafid, jalan lingkar selatan merupakan akses menuju kawasan industri di Kotim, jika jalan ini terus dibiarkan maka dampaknya kendaraan yang melebihi kapasitas jalan kota akan melintas di jalur milik Kabupaten Kotim tersebut.

“Sehingga anggaran daerah habis setiap tahun untuk urusan jalan itu-itu saja, selain itu juga sudah berapa nyawa melayang akibat truk angkutan yang melintas dalam kota tersebut,” tegas Hafid.

Menurut mantan Ketua PWI Kotim ini, mereka akan mengawal pembangunan jalan itu, dan berharap tidak ada efesiensi anggaran untuk jalan tersebut karena keberadaannya sangat vital.

Sejauh ini kata mantan Ketua Karang Taruna ini sudah teranggarkan untuk jalan itu dan sudah dilakukan lelang dan tinggal menunggu waktu pekerjaannya saja.

(BS-1)

baca juga ...  Anggota DPRD Kalteng Dukung Program Bantuan Rp500 Juta per Desa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!