PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman sebagai langkah strategis dalam pencegahan stunting, gizi buruk, dan penyakit endemik.
“Penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai di wilayah pedalaman dan program penanganan stunting, gizi buruk, dan penyakit endemik harus menjadi prioritas melalui pendekatan integratif dan lintas sektor,” kata jubir Fraksi Gerindra Wengga Febri Dwi Tananda saat pemandangan umum fraksi atas LKPJ Gubernur Kalteng Tahun 2024.
Selain di bidang kesehatan, Fraksi Gerindra juga menyoroti pentingnya pemerataan distribusi guru di wilayah terpencil. Menurut Wengga, pendidikan merupakan investasi utama untuk masa depan Kalteng.
“Karena itu, kami meminta pemerataan distribusi guru, terutama di daerah terpencil,” tambah Wengga.
Gerindra turut mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan seperti laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas olahraga, serta pengembangan program pendidikan vokasi yang berbasis pada kebutuhan dunia kerja.
Di sektor infrastruktur, Fraksi Gerindra menilai bahwa percepatan pembangunan masih menjadi prioritas untuk mendukung pemerataan ekonomi dan pelayanan publik.
Meski capaian pembangunan jalan provinsi, jembatan penghubung, dan sarana transportasi umum telah berjalan, namun masih banyak daerah di Kalteng yang belum terjangkau infrastruktur yang layak.
“Kami mendorong Pemerintah Provinsi untuk melakukan pembangunan infrastruktur energi seperti listrik dan telekomunikasi di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar),” ujar Wengga.
Tak hanya itu, Fraksi Gerindra juga mendorong percepatan pembangunan jalan penghubung antar kabupaten/kota dan desa terpencil, serta perbaikan jalan rusak di wilayah strategis, khususnya yang menjadi akses menuju pusat produksi pertanian dan industri rakyat.
(Syauqi)












