Siti Fauziah: PWI Kotim Harus Lebih Profesional dan Bertanggung Jawab

NARDI/BERITA SAMPIT - Ketua PWI Kotim 2025-2028 Siti Fauziah saat diwawancarai.

SAMPIT – Setelah terpilih kembali sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten (Kotim) periode 2025–2028, Siti Fauziah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa organisasi semakin maju dan profesional.

“Pertama, saya bersyukur karena hari ini masih diberikan kepercayaan dan amanah oleh kawan-kawan untuk kembali menjabat sebagai Ketua PWI Kotim. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Fauziah.

Ia menegaskan bahwa ke depan PWI Kotim akan fokus pada peningkatan kualitas dan profesionalisme anggota melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan jurnalistik dan fasilitasi uji kompetensi wartawan.

“Organisasi ini harus kita bawa menjadi lebih baik. Kita akan dorong anggota untuk terus berkembang melalui pelatihan dan uji kompetensi. Jika ada kegiatan seperti itu, saya pastikan akan kita fasilitasi,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendampingi anggota yang menghadapi kendala di lapangan, asalkan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Jika ada masalah di lapangan, saya siap bantu teman-teman, tentu dengan catatan kita semua harus tetap menjalankan tugas sesuai kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Dalam program kerja, Siti berencana melaksanakan kegiatan sosial rutin, salah satunya kerja bakti yang akan dilanjutkan dengan makan siang bersama setiap Jumat atau Sabtu. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan mempererat kekompakan antarsesama anggota.

Menutup pernyataannya, Siti berpesan agar seluruh wartawan PWI Kotim tetap menjaga etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi ke publik. Ia juga menekankan pentingnya melawan hoaks di tengah derasnya arus digital.

“Teman-teman harus menjaga sikap di lapangan, menjaga hubungan baik dengan narasumber, dan selalu mencari serta menyebarkan berita yang benar. Jangan menyerah di era digital ini, saya yakin wartawan tetap menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sumber berita yang terpercaya,” pungkasnya.

baca juga ...  Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kotim Diundur, Dijadwalkan 3 Februari 2025 dengan Target 3.000 Anak Sekolah

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!