SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki beberapa waktu lalu telah melakukan pertemuan dengan Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Alexander Wilyo dalam upaya mempercepat koneksi dua wilayah melalui Jembatan Jelai.
Bupati Sukamara, Masduki mengatakan bahwa percepatan konektivitas Jembatan Jelai yang akan menghubungkan Kalbar dengan Kalteng, dan infrastruktur tersebut sangat dinantikan masyarakat dikedua wilayah.
“Saat ini administrasi sudah diproses, sudah berjalan, sehingga diharapkan dalam tahun ini teknis pengerjaan sudah mulai dilakukan,” kata Masduki, Rabu 14 Mei 2025.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong sinergi antarwilayah demi membuka akses darat yang lebih luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Saya sangat berterimakasih karena sudah merespon kami, baik ditingkat Provinsi Kalbar maupun Kabupaten Ketapang, karena respon cepat ini diharapkan pembangunan jalan koneksi ke Jembatan Jelai bisa segera direalisasikan,” jelas Masduki.
Masduki menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Pemkab Ketapang, Kalimantan Barat didapat bahwa ruas jalan yang berlumuran terhubung hanya tinggal 2,5 kilometer.
Sebelumnya, Assisten II Setda Ketapang Pembangunan Setda Ketapang, Syamsul Islami saat berkunjung ke Kabupaten Sukamara melakukan untuk melihat dan melakukan pendataan awal eksisting jalan Jambi Sukaramai.
“Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati Sukamara, saya ditugaskan Bapak Bupati Ketapang pertama untuk melakukan pendataan awal terkait eksisting jalan Jambi Sukaramai itu nama ruas kami,” ucap Syamsul Islami.
Syamsul Islami menerangkan jika jalan yang menghubungkan dua provinsi harusnya masuk jalan nasional, namun pad SK tentang jalan dipihak Pemkab Ketapang masih berstatus jalan kabupaten.
“Biasanya jalan nasional karena menghubungkan dua provinsi, tetapi dalam SK kami masih jalan kabupaten, pendataan ini nanti akan kami laporkan kepada bapak bupati, semoga dapat di eksekusi secepatnya,” tukas Syamsul Islami. (enn)












