Lestarikan Budaya, SMPN 8 Sampit Gencar Latih Siswa Tarian Tradisional Dayak

SATTAR/BERITA SAMPIT - Siswi SMPN 8 Sampit Tengah Latihan (Memapas) Tarian Tradisional Adat Dayak.

SAMPIT – Di tengah derasnya arus modernisasi, SMPN 8 Sampit justru tampil beda dengan langkah mulia dengan melestarikan budaya lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler tarian tradisional Dayak.

Kegiatan ini bukan hanya sekedar seni menari, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan memperkuat kerja sama tim. Baik secara individu maupun kelompok, para siswa diajak untuk memahami nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap gerakan.

Irwandy Zuhairin, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMPN 8 Sampit, menuturkan bahwa program ini sudah berjalan cukup lama dan terus dipertahankan hingga kini

“Kami menambahkan tarian tradisional Dayak dalam kegiatan ekstrakurikuler agar dapat menjaga kelestarian adat istiadat yang merupakan warisan budaya bangsa kita,” kata Irwandy, Senin 19 Mei 2025.

Irwandy juga menambahkan bahwa pengembangan tarian adat Dayak di SMPN 8 Sampit tidak hanya berfokus untuk menjaga kesenian tradisional tetap lestari tetapi juga dalam beberapa kesempatan turut serta mengikuti perlombaan.

“Kami juga aktif dalam mengikuti perlombaan dan di beberapa kesempatan keluar sebagai juara,” ujarnya.

Hingga saat ini SMPN 8 Sampit menjadi salah satu dari sekian banyak sekolah yang masih menjaga dan mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang sejak dulu.

“Mungkin dengan cara ini kami bisa mempertahankan warisan leluhur agar dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya.

(Sattar)

baca juga ...  Truk Tangki Terlibat Kecelakaan di Jemaras, CPO Tumpah di Jalan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!