Puruk Cahu – Suasana penuh kehangatan dan kearifan lokal mewarnai penyambutan Kapolres Murung Raya (Mura) yang baru, AKBP Franky M. Monathen, SIK. Acara istimewa ini digelar Jumat malam (11/4) di Rumah Jabatan Bupati Mura, Jalan Jenderal Sudirman, dan turut dihadiri Ketua DPRD Mura, Rumiadi, bersama jajaran Forkopimda serta anggota Polres Mura.
Penyambutan berlangsung meriah dengan prosesi adat khas Dayak, termasuk pengalungan kain batik khas daerah, tarian tradisional, hingga ritual Potong Pantan — sebuah simbol penghormatan tertinggi bagi tamu agung. Dalam prosesi ini, Kapolres diminta memotong batang tebu atau bambu hijau menggunakan Mandau, senjata tradisional suku Dayak, sebagai tanda resmi diterima oleh masyarakat setempat.
Ketua DPRD Mura, Rumiadi, mengungkapkan harapannya agar kehadiran Kapolres yang baru dapat mempererat sinergi antar lembaga dan menjaga stabilitas daerah.
“Kami berharap AKBP Franky bisa membangun komunikasi yang kuat dengan semua elemen daerah dan mendukung setiap langkah pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres AKBP Franky menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Saya berharap ke depan kita dapat bekerja sama dengan solid demi keamanan dan kemajuan Murung Raya,” ujar Franky dengan penuh semangat.
Kedatangan Kapolres baru ini diharapkan membawa semangat baru bagi jajaran kepolisian dan masyarakat Murung Raya dalam menjaga kedamaian dan membangun daerah ke arah yang lebih baik.












