PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkomitmen mengintegrasikan pembangunan infrastruktur jalan dari wilayah pedesaan hingga ke pusat kota. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi antara dinas PUPR provinsi, kabupaten, dan Balai Jalan Nasional.
Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting untuk menjawab tantangan pembangunan infrastruktur yang selama ini terfragmentasi.
“Antara dinas PU Provinsi dengan seluruh Dinas PU kabupaten dengan kepala balai jalan nasional untuk mengintegrasikan jalan mulai dari desa sampai pusat kota,” ujar Juni saat diwawancarai di Kantor Gubernur Kalteng, Kamis 22 Mei 2025.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah bersama bagi pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga nasional dalam menyatukan arah pembangunan infrastruktur jalan.
“Sehingga dengan demikian mudah-mudahan hasil dari kerja sama ini bisa menjadi sebuah wadah untuk semua pemerintah desa, kabupaten, provinsi, dan nasional. Kita bisa mengintegrasikan semua infrastruktur. Mudah-mudahan menjadi langkah baik sebagai menjawab tantangan selama ini,” ucapnya.
Terkait target, Juni menyebutkan bahwa proses perencanaan telah dimulai dan sebagian wilayah bahkan telah mulai bekerja.
“Targetnya sendiri, kita tahun ini menargetkan perencanaan dan sudah mulai bekerja sebenarnya. Desa sudah mulai, kabupaten sudah. Tinggal kita integrasikan nanti,” jelasnya.
Juni optimistis bahwa pada tahun 2026 integrasi infrastruktur jalan di wilayah Kalteng dapat terealisasi secara menyeluruh.
“Sehingga 2026 mudah-mudahan bisa terintegrasi dengan baik. Baik kita gagas melalui jalan khusus, jalan konsorsium, kemudian partisipasi swasta dalam membangun kabupaten, kota, dan Kalteng secara umum,” tutupnya.
(Syauqi)












