Komunitas Peduli Kotim: Usut Tuntas Kasus Pelabuhan, Jangan Tebang Pilih!

IST/BERITASAMPIT - Foto ilustrasi.

SAMPIT – Menyikapi langkah serius Polda (Kalteng) dalam mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Pelabuhan di Sampit, Anggota Komunitas Peduli Kotim Eka Sazli memberikan dukungan penuh terhadap proses penegakan yang sedang berjalan.

“Kita sangat mendukung kinerja Polda Kalteng dalam mengusut dugaan pelanggaran di sektor kepelabuhanan,” kata Eka, Kamis 12 Juni 2025.

Mantan Komisioner Bawaslu Kotim ini menegaskan, sudah saatnya kepolisian menampilkan wajah penegakan yang tegas dan tidak ragu dalam menuntaskan perkara.

Ia menyebut, jika benar ada penyimpangan, maka semua pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban .

“Jangan hanya berhenti di permukaan, proses ini harus dikawal agar bisa sampai pada akar persoalan. Jika ada pelanggaran , baik itu korupsi, penyalahgunaan wewenang, atau pelanggaran administratif, harus ditindak tegas,” ujarnya.

Eka juga mengingatkan agar aparat penegak tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini. Bahkan dirinya mendukung jika komunitas atau organisasi masyarakat lain bisa bersurat ke Polda untuk memberikan dukungan atas penanganan kasus itu.

Semua pihak yang terlibat, tanpa pandang jabatan atau kekuasaan, diproses sesuai yang berlaku.

“Penegakan harus benar-benar tuntas dan transparan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya aparat penegak (APH) diam-diam ternyata tengah membidik masalah besar yang selama ini kerap jadi sorotan yakni soal pelabuhan di Kabupaten Timur (Kotim), Provinsi .

Bahkan kabarnya, sejumlah instansi terkait hingga pengusaha sektor pelabuhan di Kabupaten Kotim sudah diperiksa sejak beberapa hari lalu dan sudah ada penggeledahan di salah satu kantor.

“Kami sudah diperiksa beberapa jam pada beberapa hari yang lalu, banyak yang mereka tanyakan. Soal tongkang, tugboat hingga kegiatan pelabuhan,” kata salah satu sumber kepada Berita Sampit, Selasa, 10 Juni 2025.

baca juga ...  Tiga Rumah Hangus Terbakar di Tumbang Sangai Usai Salat Tarawih

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!