SAMPIT – Kondisi jalan di samping Kantor Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikeluhkan warga setempat. Jalan sepanjang kurang lebih 500 meter dengan lebar sekitar 3 meter itu sudah rusak tanpa perbaikan, kondisi semakin parah sejak dua tahun terakhir.
Padahal selain sebagai akses ke kantor kelurahan, juga merupakan akses ke fasilitas pendidikan SMP Negeri 1 Kota Besi dan murid-murid harus melewati jalan tersebut dan sebagai penghubung jalan Tjilik Riwut ke pemukiman warga Kota Besi.
Salah satu warga setempat Dayat menyebutkan, permukaan jalan tersebut rusak, berlubang, bergelombang dan banyak batu kerikil.
“Jalan tersebut digunakan oleh masyarakat umum kebanyakan para murid sekolah dan jalan hancur oleh tidak ada drainase kiri kanan,” ungkapnya, Jumat 20 Juni 2025.
Saat hujan turun, banyak kubangan air yang terbentuk dan memperparah kondisi jalan. Selain menyulitkan pengguna jalan, kondisi ini juga membahayakan keselamatan warga karena rawan menyebabkan kecelakaan.
“Sudah lama rusak begini, semakin parah kurang lebih dua tahun. Jalan ini tidak pernah disemenisasi atau diaspal sejak dulu mungkin lebih 10 tahunan,” tegasnya
Menurutnya, keberadaan jalan tersebut sangat vital bagi aktivitas warga, karena menjadi akses penghubung utama di lingkungan Kelurahan Kota Besi Hulu. Ia khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, risiko kecelakaan akan semakin tinggi terutama bagi pengendara roda dua.
“Harapan kami jalan ini bisa segera disemenisasi atau diaspal. Supaya nyaman dan aman dilalui,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, bisa menindaklanjuti persoalan ini dengan serius. Mengingat perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar yang sangat mendesak bagi masyarakat. (nardi)












