Kadinsos PMD Sebut Status Pengaruhi Besaran APBDes 

ENN/BERITASAMPIT - Plh Sekda , Yofi, Yudistira, saat membuka Rapat Tim Verifikasi dan Validasi Pendataan Indeks Tingkat Kabupaten tahun 2025, di Aula Kantor Bappeda .

– Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PMD) , Amir Sapiyudin mengatakan, rapat Tim Verifikasi dan Validasi Pendataan Indeks Tingkat Kabupaten untuk melakukan verifikasi faktual seluruh data indeks sehingga dapat diketahui status di Kabupaten .

Amir Sapiyudin menjelaskan bahwa status akan mempengaruhi secara tidak langsung pada dana atau Anggaran Pendapatan Belanja (APBDes), terutama melalui mekanisme afirmasi dan kinerja.

“Rapat indeks tahun 2025 ini untuk verfal untuk menentukan status atau kriteria di Kabupaten ada beberapa status seperti mandiri, berkembang dan maju,” katanya, usai pembukaan Rapat Tim Verifikasi dan Validasi Pendataan Indeks Tingkat Kabupaten di Aula Kantor Bappeda, Selasa 24 Juni 2025.

Amir menjelaskan bahwa untuk tahun 2024 laku ada 10 berkembang, delapan maju dan 11 mandiri, namun dari data pada tahun 2025 ada penurunan untuk mandiri menjadi hanya tujuh , sementara berkembang naik menjadi 12 dan 10 maju.

“Ada beberapa yang naik ada yang turun hal ini tentu akan berpengaruh pada dana atau APBDes secara keseluruhan yang akan dikucurkan nanti ke masing-masing ,” ujarnya.

verifikasi dan validasi pendataan indeks merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Jenderal Kementrian , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor : 554/PDP.03.04/III/2025 tanggal 20 Maret 2025, tentang pentahapan dalam pelaksanaan pendataan indeks desa tahun 2025.

Pendataan indeks ini juga merupakan instrumen yang sangat vital dan bukan sekadar pengumpulan data, melainkan upaya kami bersama untuk memahami secara komprehensif potensi dan tingkat perkembangan desa-desa diseluruh pelosok Kabupaten . (enn)

baca juga ...  Bupati Sukamara Apresiasi Penyerahan Beasiswa CSR PBS kepada Kampus PSDKU Polnep
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!