PULANG PISAU – Sebanyak 527 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) resmi diterjunkan ke 35 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Pulpis dalam acara seremonial yang digelar Rabu, 16 Juli 2025, sebagai penanda dimulainya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dan Tematik Tahun 2025.
Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak UPR atas kepercayaan yang diberikan untuk kembali menjadikan Pulpis sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Ia menyebut momentum ini bukan hanya bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga bentuk nyata kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa sangat berarti bagi kami. Mereka bukan sekadar pelengkap kegiatan akademik, tetapi juga bagian dari proses percepatan pembangunan sosial masyarakat di desa–desa,” ujar Jayadikarta dalam sambutannya.
Ia menyebut, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, keterlibatan perguruan tinggi dalam program pembangunan daerah merupakan upaya strategis untuk mendekatkan pelayanan publik serta memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Dalam KKN tahun ini, para mahasiswa akan didampingi oleh 35 dosen pendamping lapangan yang tersebar di Kecamatan Banama Tingang, Kahayan Tengah, Kahayan Hilir, Maliku, dan Pandih Batu. Program ini dijadwalkan berlangsung dari 16 Juli hingga 18 Agustus 2025, dengan fokus kegiatan yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, sosial budaya, pertanian, teknologi informasi, hingga pengembangan sumber daya lokal.
Jayadikarta berharap para mahasiswa dapat berbaur dan menjalin komunikasi efektif dengan masyarakat dan pemerintah desa setempat, sehingga setiap kegiatan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan. “Mahasiswa adalah agen perubahan. Saya percaya mereka punya kapasitas, semangat, dan ide-ide segar untuk mendorong kemajuan di tengah masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar para dosen pendamping dan mahasiswa rutin berkoordinasi dengan kepala desa serta camat. Pelaporan kegiatan dan evaluasi berkala menjadi penting sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan KKN secara menyeluruh.
“Selamat datang dan selamat menjalankan tugas pengabdian. Semoga program KKN ini membawa manfaat yang luas, baik bagi mahasiswa, perguruan tinggi, maupun masyarakat Kabupaten Pulang Pisau,” pungkas Jayadikarta menutup sambutannya. (ds)












