Dukung Kaderisasi Pemuda, Wagub: Ansor Harus Jadi Pelopor Pembangunan Daerah

IST/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo (tengah), saat membuka secara resmi Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) dan Diklat Terpadu Dasar (DTD) GP Ansor se-Kalteng Tahun 2025, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat pagi, 1 Juli 2025.

– Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas pemuda sebagai agen perubahan dan penjaga nilai kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, saat membuka secara resmi Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) dan Diklat Terpadu Dasar (DTD) GP Ansor se-Kalteng Tahun 2025, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat pagi, 1 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Wagub menilai pelatihan kader seperti yang dilaksanakan GP Ansor merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berkarakter kuat dan berjiwa nasionalis.

Menurutnya, tantangan zaman ke depan membutuhkan pemuda yang siap tampil sebagai pemimpin, pembaharu, dan pemersatu.

“Kaderisasi yang dijalankan Ansor adalah bagian dari proses pembangunan daerah. Kalteng membutuhkan pemuda-pemuda yang tidak hanya aktif di organisasi, tetapi juga siap menjadi pelopor pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Edy Pratowo.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas dalam mewujudkan visi Kalteng BERKAH (Beriman, Ekonomi kuat, Rakyat sejahtera, Kompetitif, Amanah dan Harmonis).

Karena itu, Pemprov terus mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai program dan kebijakan strategis.

Selain itu, Wagub juga menyebut bahwa pelatihan kader seperti PKL dan DTD ini menjadi arena penting dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, serta jiwa kepemimpinan yang konstruktif.

“GP Ansor harus menjadi contoh dalam membangun dialog antarumat dan menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kalteng,” tegasnya.

Edy menambahkan, di tengah era digitalisasi dan perubahan sosial yang begitu cepat, pemuda Ansor dituntut untuk adaptif dan inovatif.

Ia berharap para peserta pelatihan mampu mengembangkan wawasan keislaman dan kebangsaan yang kontekstual, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

baca juga ...  DLH Kalteng Siapkan Peralatan Baru untuk Pengelolaan Sampah di Daerah

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur juga mengajak seluruh kader GP Ansor untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas diri, serta terus membangun kolaborasi dengan semua elemen bangsa.

“Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Mari kita jaga semangat kebangsaan dan terus berkontribusi untuk daerah dan negeri ini menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Edy.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!