PALANGKA RAYA – Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa pelaksanaan Pasar Murah dalam rangka Hari Jadi ke-23 Kabupaten Murung Raya merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung kegiatan Pasar Murah di Stadion Mini Puruk Cahu, Jumat pagi, 1 Juli 2025, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng.
“Kehadiran kami di sini membawa pesan dari Gubernur dan Wakil Gubernur bahwa pemerintah tidak tinggal diam melihat tantangan ekonomi masyarakat. Kami hadir membawa solusi, salah satunya melalui pasar murah ini,” ujar Leonard.
Leonard menuturkan, dalam momentum Hari Jadi ke-23 Murung Raya, Pemprov tidak hanya datang untuk merayakan, tetapi juga membawa manfaat langsung melalui berbagai intervensi sosial, termasuk subsidi sembako dan layanan kesehatan gratis.
Ia menambahkan, paket sembako yang dijual terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 2 liter dengan harga tebus hanya Rp 15.000, dari harga asli Rp 146.750, berkat subsidi langsung dari Pemprov Kalteng senilai Rp 131.750 per paket.
“Ini adalah bentuk keberpihakan Gubernur kepada rakyat. Kami ingin rakyat tidak hanya merasakan euforia peringatan hari jadi, tetapi juga mendapat bantuan nyata yang meringankan beban ekonomi,” ucapnya.
Lebih jauh, Leonard juga menekankan bahwa menjaga harga bahan pokok agar tetap stabil merupakan bagian penting dari strategi pengendalian inflasi daerah.
Pemerintah daerah, katanya, tidak bisa tinggal menunggu, tetapi harus turun langsung memberi intervensi.
“Pemerintah harus adaptif. Kalau harga naik, kita hadir. Kalau masyarakat kesulitan, kita bantu. Ini adalah bukti bahwa Kalteng tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun rasa keadilan dan kepedulian,” tegasnya.
Selain Pasar Murah, Pemprov Kalteng juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar.
Leonard menyampaikan bahwa pelayanan dasar seperti ini penting agar masyarakat tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tapi juga sehat secara fisik.
“Orang Murung Raya harus sehat, bahagia, dan optimis. Dari hati yang gembira akan lahir energi positif untuk membangun daerah ini bersama,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Leonard menyampaikan harapan agar momentum Hari Jadi ke-23 ini menjadi titik tolak bagi Murung Raya untuk terus melaju sebagai kabupaten yang maju, inklusif, dan sejahtera.
“Mari dukung terus program pembangunan daerah. Kita wujudkan bersama Murung Raya yang Hebat, Kalteng yang Berkah,” pungkasnya.
(Sya'ban)












