KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menunjukkan komitmen serius dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) olahraga berkualitas. Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), digelar Training of Trainer (TOT) Pelatihan Pelatih Fisik Tingkat Dasar Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung GPU Manggatang Tarung, Jalan Kalimantan, 20–23 Agustus 2025.
Sebanyak 40 peserta dari unsur pengurus cabang olahraga, guru olahraga, hingga pelaku olahraga lokal mengikuti pelatihan intensif ini. Kehadiran mereka diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas kepelatihan di Kabupaten Kapuas.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik (PHP), Raison, yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran. “Kami mengapresiasi para narasumber yang telah meluangkan waktu berbagi ilmu. TOT ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang kepelatihan olahraga,” ucapnya.
Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber utama dari kalangan akademisi dan praktisi olahraga terkemuka, yakni Universitas Palangka Raya (UPR), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Mereka membekali peserta dengan teori, praktik, serta perkembangan terbaru metode pelatihan fisik modern.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Kapuas, Apolonia Septedy, saat dikonfirmasi Sabtu 23 Agustus 2025, menegaskan bahwa pelatih adalah ujung tombak prestasi atlet.
“Tanpa pelatih yang berkualitas, sulit bagi atlet untuk berkembang. TOT ini menjadi salah satu upaya kami agar pembinaan olahraga di Kapuas semakin profesional,” katanya.
Selain meningkatkan pengetahuan, TOT juga dirancang untuk membentuk pola pikir adaptif terhadap perkembangan teknologi olahraga. Para pelatih ditantang agar mampu menerapkan metode berbasis data, monitoring kebugaran atlet, hingga strategi pencegahan cedera.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemkab Kapuas dalam penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan bahwa peningkatan SDM olahraga adalah investasi jangka panjang. Diharapkan ke depan, atlet Kapuas bisa bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional.
Sebagai penanda dimulainya kegiatan, dilakukan pemukulan gendang oleh Raison yang disambut riuh tepuk tangan peserta. Suasana optimisme terlihat jelas, menandai tekad bersama membangun olahraga Kapuas melalui penguatan kapasitas pelatih fisik sejak level dasar. (ds)












