PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, mengingatkan generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, seperti pergaulan bebas, narkoba, radikalisme, hoaks, hingga judi online.
Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya Tahun 2025 yang digelar di Aula Serbaguna IAHN-TP, Rabu pagi, 17 September 2025.
“Karakter lebih utama daripada ilmu. Ilmu tanpa akhlak tidak bermanfaat. Karena itu, berbaktilah kepada orang tua, rajin beribadah, dan jauhi pergaulan bebas, narkoba, minuman keras, radikalisme, hoaks, serta judi online,” tegas Agustiar di hadapan ratusan mahasiswa.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini jauh lebih berat dibandingkan generasi sebelumnya. Arus informasi digital yang deras bisa memberi manfaat, tetapi juga rawan disalahgunakan.
“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menangkal radikalisme dan penyebaran berita bohong. Jangan mudah terprovokasi, tetapi gunakan ilmu pengetahuan untuk membangun persatuan,” ujarnya.
Agustiar juga menyinggung fenomena maraknya judi online yang kerap menjebak generasi muda.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menghancurkan mental dan masa depan pelakunya.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa pendidikan yang ditempuh di perguruan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada gelar akademik, tetapi juga harus menjadi sarana pembentukan moral.
“Dengan agama hidup akan terarah, dengan ilmu hidup akan lebih mudah, dan dengan seni hidup akan menjadi lebih indah,” ucapnya.
Ia berharap mahasiswa IAHN-TP Palangka Raya dapat menjadi generasi berkarakter yang berkontribusi positif bagi pembangunan Kalimantan Tengah serta ikut menyongsong Indonesia Emas 2045.
(Sya'ban)












