PURUK CAHU – Akses pendidikan di pelosok Murung Raya kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Murung Raya, Rejikinoor, mendesak pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan sektor penunjang pendidikan, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini masih tertinggal.
Menurutnya, kondisi minimnya sarana dan prasarana pendidikan di daerah terpencil sangat memprihatinkan. Padahal, pendidikan yang layak dan merata merupakan hak dasar setiap anak. “Selama ini kita melihat kondisi sektor penunjang pendidikan di pelosok Murung Raya masih jauh dari memadai. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya, Kamis (3/7).
Politisi PPP itu menekankan pentingnya langkah konkret dari Pemda untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu pendidikan di pelosok. Tidak hanya soal gedung sekolah, tetapi juga peningkatan kualitas tenaga pendidik serta fasilitas pendukung lainnya agar anak-anak di pedesaan memiliki kesempatan yang sama seperti di perkotaan.
Rejikinoor menegaskan, investasi di sektor pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan memberi dampak besar bagi perkembangan masyarakat dan daerah. “Kalau pendidikan kuat, generasi kita di masa depan akan lebih siap membangun Murung Raya yang lebih maju,” ujarnya.
Dalam konteks ini, ia mengajak Pemda, lembaga terkait, dan masyarakat untuk bersinergi memperjuangkan pendidikan bermutu di pelosok. Ia menilai kerja sama semua pihak sangat penting agar pembangunan sektor pendidikan berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Pastinya kita sangat berharap sektor pendukung pendidikan seperti infrastruktur, sarana prasarana hingga fasilitas lainnya dijadikan prioritas utama. Dengan begitu, cita-cita mewujudkan pendidikan maju di Murung Raya bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.












