SUKAMARA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukamara, M Yunus mengatakan bahwa ada beberapa gedung sekolah yang saat ini hampir terendam banjir karena berada di daerah rawan banjir, namun proses belajar mengajar masih tetap berjalan seperti biasa.
“Saat ini aman tidak ada sekolah yang terdampak langsung dengan kenaikan air dibeberapa wilayah, sehingga proses belajar mengajar tetap normal,” kata M Yunus, Rabu 24 September 2025.
Dijelaskannya, memang ada beberapa sekolah yang rawan terdampak banjir akibat kenaikan debit air sungai Jelai mengingat lokasi sekolah tersebut berdekatan dengan bantaran sungai.
“Sekolah yang rawan terendam banjir seperti SDN Padang 2 dan juga SMPN 3 Sukamara yang lokasinya ada di Kecamatan Sukamara, namun saat ini masih aman,” jelas M Yunus.
M Yunus menjelaskan jika pihaknya tetap pemantauan dan melakukan pendataan apabila terjadi dampak yang ditimbulkan dengan naiknya debit air dan mengancam sarana dan prasarana pendidikan disemua wilayah ini.
“Kita akan terus pantau dan tindaklanjuti setiap ada laporan yang berkaitan dengan pelaksanaan proses belajar mengajar disekolah apabila ada dampak dari banjir,” tukas M Yunus. (enn)












