PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipasi dan pengaturan lalu lintas menyusul beroperasinya Duta Mall Palangka Raya.
“Kami berharap tidak terjadi kepadatan akibat kendaraan yang parkir di badan jalan. Karena itu, kami mendorong pengembang untuk segera melengkapi sarana sesuai Andalalin agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” ucapnya.
Selain itu untuk evaluasi terhadap pelaksanaan Analisis dampak lalu lintas (Andalalin) akan dilakukan secara berkala bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II, dengan dukungan koordinasi dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Sementara itu, terkait rencana pembangunan jalan khusus dari Simpang Sungai Hanyu hingga ke Lahir Mangkutu dengan panjang sekitar 99 kilometer,” tambahnya.
Saat ini, lahan untuk pembangunan jalan tersebut telah berstatus clear and clean dan siap memasuki tahap pengelolaan.
“Proses penunjukan pihak ketiga sebagai pengelola masih berlangsung. Kesempatan ini terbuka bagi perusahaan lokal maupun luar daerah, dengan syarat harus memiliki izin pemanfaatan kawasan hutan (IPPKH). Target kami, pada 2026 jalan khusus ini sudah dapat difungsikan,” ungkapnya. (yud)












