PALANGKA RAYA – Universitas Terbuka (UT) Palangka Raya terus berkomitmen melahirkan lulusan yang berintegritas tinggi, kompeten, dan siap berkontribusi di berbagai bidang pembangunan, khususnya di Kalimantan Tengah.
Direktur UT Palangka Raya, Hariyadi, keberadaan UT dirancang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dalam mengikuti pendidikan secara tatap muka. Melalui sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, UT menghadirkan solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala jarak dan waktu.
“Universitas Terbuka hadir untuk menjangkau mereka yang memiliki kesibukan, namun tetap ingin meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan tinggi. Pola pembelajaran jarak jauh kami rancang agar lebih fleksibel, efektif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.
Meski sistem pembelajaran UT berbasis daring, pihaknya tetap menyediakan sesi tatap muka tertentu sebagai bentuk penguatan akademik. Dalam pengembangannya, UT juga terus melakukan transformasi dan penyesuaian kurikulum agar relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan dunia kerja.
“Kami tidak hanya memperbarui kurikulum, tetapi juga melibatkan para ahli dan praktisi nasional dalam penyusunan modul pembelajaran. Dengan demikian, materi yang disampaikan dapat diterjemahkan dengan baik di berbagai konteks dan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu juga, dalam hal ini pentingnya kolaborasi antara UT dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah dalam memperkuat literasi digital masyarakat.
“Kita masih menghadapi tantangan besar di bidang digitalisasi. Saya menyebutnya sebagai darurat digital di Kalimantan Tengah. Ini menjadi pekerjaan bersama antara pemerintah, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya. (yud)












