PULANG PISAU – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menekan angka stunting mulai membuahkan hasil nyata. Salah satu desa di Kecamatan Banama Tingang, yakni Desa Tumbang Tarusan, kini berhasil mencatatkan diri sebagai desa zero stunting atau bebas kasus stunting.
Capaian membanggakan ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Pulang Pisau H Ahmad Jayadikarta, saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Pulang Pisau yang digelar di Aula Kecamatan Banama Tingang, Rabu 8 Oktober 2025.
Wabup menyebut, capaian Desa Tumbang Tarusan menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menangani persoalan stunting hingga ke tingkat desa.
“Saya sangat bangga dengan Desa Tumbang Tarusan. Desa ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama lintas sektor dan partisipasi masyarakat mampu menekan angka stunting hingga nol,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain di Banama Tingang untuk meniru pola dan strategi penanganan yang dilakukan.
“Kami optimistis, ke depan akan ada desa–desa lain yang menyusul menjadi zero stunting, seperti Desa Kasali Baru dan Desa Hanua. Karena berdasarkan data, hanya sedikit anak yang terindikasi stunting di wilayah ini,” ujarnya menegaskan.
Dalam paparannya, Ahmad Jayadikarta menekankan pentingnya ketepatan sasaran program dan sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan kegiatan pencegahan stunting. Ia mengingatkan agar setiap kegiatan spesifik maupun sensitif benar-benar dilaksanakan di desa yang menjadi lokus stunting.
“Jangan sampai kegiatan yang ditujukan untuk satu desa justru dilakukan di desa lain. Ini penting agar penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tim percepatan pencegahan dan penurunan stunting Kabupaten Pulang Pisau akan terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Hal ini, katanya, untuk memastikan setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak ingin sekadar menjalankan kegiatan administratif. Tim akan turun langsung ke lapangan memantau progresnya,” kata Wabup.
Rapat koordinasi yang berlangsung interaktif tersebut turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Banama Tingang.
Sebagai penutup, Ahmad Jayadikarta mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Pulang Pisau bebas stunting.
“Keberhasilan Desa Tumbang Tarusan harus menjadi semangat baru bagi kita semua. Kita ingin seluruh desa di Pulang Pisau bisa menyusul dan mencapai target zero stunting,” pungkasnya dengan optimistis. (ds)












