SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) siap berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan dan kalangan pelajar.
Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh langkah BNNK dalam melakukan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah.
Menurutnya, pencegahan memang harus dimulai sejak dini agar peserta didik tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
“Sinergi ini sangat penting. Disdik siap berkolaborasi agar sekolah-sekolah di Kotim menjadi lingkungan yang sehat dan bebas narkoba,” ujar Irfansyah, Kamis 16 Oktober 2025.
Sementara itu, Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli, sebelumnnya menjelaskan bahwa lembaganya resmi beroperasi sejak 1 Oktober 2025. Fokus utama BNNK adalah melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika, terutama di kalangan generasi muda.
“Prioritas kami adalah sosialisasi kepada pelajar SMA dan mahasiswa agar memahami betapa berbahayanya narkotika. Sasaran utamanya mereka yang masih bersih, belum terpapar baik sebagai pengguna maupun pengedar,” jelas Fadli.
Ia menambahkan, setiap kegiatan BNNK Kotim akan dilaporkan ke BNN Provinsi Kalteng dan diteruskan ke BNN RI. Untuk kegiatan sosialisasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdik Kotim agar penentuan sekolah yang dikunjungi dapat terarah dan efektif.
“Sasaran utama adalah pencegahan. Karena ketika sudah terpapar, penanganannya jauh lebih sulit. Maka kami ingin mencegah sedini mungkin,” tegas Fadli.
Melalui kerja sama ini, Disdik dan BNNK Kotim berharap dapat membangun kesadaran kolektif di lingkungan pendidikan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda. (nardi)












