Komisi III Soroti Kondisi SDN Kunjung Lampuyang yang Sering Terendam Banjir hingga Ancaman Kemunculan Buaya

NARDI/BERITASAMPIT - Komisi III DPRD Kotim saat rapat bersama Disdik Kotim.

SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten (Kotim) Muhammad Hafiz menyoroti kondisi SDN Kunjung Lampuyang di Kecamatan Teluk Sampit yang sering terendam banjir dan bahkan terdapat ancaman buaya di sekitar sekolah.

Dalam rapat pembahasan APBD 2026 bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Hafiz mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut pemerintah terhadap persoalan tersebut. Ia mengingatkan agar kondisi sekolah tetap menjadi perhatian meski adanya efisiensi anggaran.

“Saya ingin mengetahui sejauh mana tindak lanjut informasi SDN Kunjung Lampuyang yang banjir hingga ada kemunculan buaya di sekitar lokasi. Apakah ada anggaran perbaikan tahun 2026?” tegas Hafiz.

Sebelumnya, SDN Kunjung Lampuyang sempat tergenang air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Meski demikian, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah genangan tersebut. Lebih mengkhawatirkan lagi, warga sekitar melaporkan munculnya buaya di sungai depan sekolah beberapa hari lalu.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menyampaikan pada Rabu 15 Oktober 2025 debit air di sekitar sekolah meningkat hingga 25 sentimeter. 

“Bahkan warga sempat melihat buaya sekitar tiga meter melintas di sungai depan sekolah. Karena itu, warga langsung memasang papan peringatan agar lebih waspada,” ujarnya.

Multazam menambahkan, pihaknya prihatin melihat siswa tetap belajar di tengah banjir. Ia berharap hal ini menjadi perhatian bersama lintas instansi. 

Dinas Pendidikan Kotim memastikan penanganan serius terhadap kondisi SDN Kunjung Lampuyang di Kecamatan Teluk Sampit, yang kerap terdampak banjir rob dan bahkan kemunculan buaya di sekitar sekolah, solusi yang disampaikan adalah rencana relokasi. (nardi)

baca juga ...  DPRD Kotim Dorong Kesiapsiagaan Maksimal Hadapi Ancaman Karhutla
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!