PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan seluruh kader Posyandu yang dinilai berhasil menjadi pelopor penerapan Posyandu enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Indonesia.
Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Pondok Sultan, Kota Palangka Raya, Kamis, 23 Oktober 2025, didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran.
Dalam sambutannya, Tri Tito menyebut bahwa pelaksanaan Posyandu di Kalteng menunjukkan kemajuan luar biasa karena mampu bertransformasi dari layanan berbasis kesehatan menjadi pusat pelayanan terpadu lintas sektor, sesuai amanat Permendagri Nomor 19 Tahun 2024.
“Saya bangga melihat bagaimana Kalteng bisa menjadi contoh penerapan Posyandu enam bidang SPM. Ini menunjukkan komitmen yang kuat antara pemerintah daerah, kader, dan masyarakat dalam memperluas pelayanan publik,” ujar Tri Tito.
Ia menjelaskan, transformasi Posyandu kini tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga meliputi enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Menurutnya, model integratif ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan menyeluruh bagi masyarakat.
“Pemerintah telah memberikan amanah dan anggaran yang harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jadi, jangan ragu, masyarakat berhak mendapatkan layanan tersebut,” tegasnya.
Tri Tito juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral bagi kader PKK dan Posyandu untuk menjalankan amanah dengan tulus dan profesional, agar bantuan dan pelayanan dapat tepat sasaran.
“Kader Posyandu dan PKK harus menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat yang amanah. Kami hadir untuk memotivasi seluruh pengurus agar terus bersemangat dalam memajukan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan selamat dan apresiasi kepada TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil meraih Juara Harapan II tingkat nasional pada Rakornas Posyandu di Jakarta.
“Selamat kepada TP Posyandu Kalteng yang telah menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Saya yakin, kalau semangat ini terus dijaga dan dikembangkan, Kalteng bisa meraih juara umum di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya optimistis.
Dalam kunjungan tersebut, Tri Tito Karnavian bersama Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyerahkan bantuan simbolis enam bidang SPM kepada kader Posyandu Pondok Sultan, berupa 30 paket alat tulis, 30 paket sembako, timbangan bayi, mesin pompa air, bak sampah, dan satu unit APAR.
Sementara itu, Aisyah Thisia Agustiar Sabran dalam laporannya menyampaikan bahwa Posyandu Pondok Sultan menjadi pilot project Posyandu 6 bidang SPM di Kota Palangka Raya.
Ia juga menuturkan bahwa Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng telah melaksanakan berbagai sosialisasi dan penyaluran bantuan ke sejumlah kabupaten/kota di Kalteng.
Tri Tito menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan kader di lapangan.
“Saya melihat langsung bahwa program Posyandu enam bidang SPM di Kalimantan Tengah tidak hanya sebatas konsep, tapi sudah benar-benar berjalan. Ini contoh baik yang patut ditiru daerah lain,” ujarnya menutup kegiatan.
(Sya'ban)












