PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, mengajak seluruh jajaran PT Bank Kalteng untuk terus menanamkan nilai-nilai Isen Mulang (pantang menyerah) dan filosofi Huma Betang (kebersamaan dan kesetaraan) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Malam Silaturahmi bersama Gubernur Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 PT Bank Kalteng, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 29 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan bahwa usia 64 tahun merupakan momentum penting bagi Bank Kalteng untuk memperkuat jati diri sebagai bank daerah yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai budaya lokal dan tanggung jawab sosial.
“Isen Mulang harus menjadi semangat kerja kita semua pantang mundur dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan. Sedangkan Huma Betang menjadi pedoman dalam membangun kebersamaan dan kesetaraan dalam pelayanan,” ucap Gubernur.
Ia menambahkan, nilai-nilai luhur tersebut menjadi karakter kuat masyarakat Kalimantan Tengah yang seharusnya tercermin dalam sikap dan pelayanan setiap insan Bank Kalteng.
“Bank Kalteng harus menjadi rumah besar bagi seluruh masyarakat, tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun golongan. Semua harus merasa dilayani dengan adil dan profesional,” ujarnya.
Lebih jauh, Agustiar mengingatkan agar seluruh jajaran Bank Kalteng menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai amanah utama. Menurutnya, dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan adab, maka Bank Kalteng akan semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.
“Adab lebih utama dari ilmu. Sehebat apa pun kemampuan seseorang, tidak akan berarti tanpa integritas dan moralitas yang baik. Itulah semangat Belom Bahadat yang harus kita junjung tinggi,” tegasnya.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi langkah Bank Kalteng dalam melakukan digitalisasi layanan sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman. Namun, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak mengikis nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Kalteng.
“Kemajuan teknologi harus sejalan dengan nilai-nilai budaya kita. Jangan sampai kemajuan digital membuat kita kehilangan jati diri sebagai masyarakat yang beradat dan berbudaya,” pesan Agustiar.
Di akhir sambutannya, Gubernur berpesan agar seluruh jajaran Bank Kalteng terus berinovasi, menjaga kepercayaan publik, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Mari terus jaga semangat Isen Mulang dan wujudkan Bank Kalteng sebagai Bank Je Ayun Itah, bank milik kita bersama, yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
(Sya'ban)












