NANGA BULIK – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lamandau periode 2025-2028 resmi dilantik pada Selasa, 4 November 2025, di Gedung Lintang Torang, Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Pelantikan ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional Guru bertema “Pengajar Bukan Hanya Mengajar, Tapi Juga Mampu Berinovasi dan Menginspirasi.”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Wakil Bupati Abdul Hamid, perwakilan Dinas Pendidikan, Dispora, dan BKPSDM, serta sekitar 1.500 tenaga pengajar dan 500 pemuda dari berbagai kecamatan di Lamandau.
Ketua Umum DPD KNPI Lamandau terpilih, Jimmy Balantikan Sumbada, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan pengurus baru tersebut. “Alhamdulillah, ini kali pertama dan menjadi nilai dasar perjuangan kami dalam membangun semangat cinta Lamandau dan kepemudaan,” ujarnya.
Jimmy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Lamandau, khususnya kepada Bupati Rizky Mahodenk dan Wakil Bupati Abdul Hamid, atas dukungan terhadap kegiatan kolaboratif antara pemuda dan tenaga pendidik.
“Terima kasih juga kepada para sponsor, di antaranya Pemda Lamandau, Kaisar Printing, Rana Galeri, dan RSUD Gusti Abdul Gani yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan bersama antara pemuda dan guru untuk membangun daerah melalui inovasi pendidikan.
Ketua Panitia Pelaksana, Fahri, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DPD KNPI Lamandau dan Teacherpreneur Nusantara, dengan dukungan dari PGRI Lamandau.
“Kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 tenaga pengajar yang dibagi dalam dua sesi, dengan narasumber utama Syafii Efendi, motivator muda nomor satu di Indonesia,” jelasnya.
Menurut Fahri, seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat inovasi dan inspirasi di kalangan pendidik, serta memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi langkah strategis menghadapi tantangan zaman.
“Seorang pengajar tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga harus mampu menjadi inspirator dan inovator bagi generasi muda,” ujarnya.
Bupati Mahodenk juga mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam perubahan sosial. “Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus menjadi penggerak dan pelaku perubahan itu sendiri,” tegasnya.
Ia mengapresiasi kolaborasi antara KNPI, PGRI, dan Teacherpreneur Nusantara yang berhasil memadukan semangat kepemudaan dengan dunia pendidikan. “Di tangan para guru-lah masa depan Lamandau, bahkan masa depan Indonesia digenggam dan diarahkan,” ujarnya.
Bupati berharap kepengurusan baru KNPI Lamandau dapat menjadi wadah modern, terbuka, dan kolaboratif bagi pemuda. “KNPI harus menjadi tempat bertemunya ide, gagasan, dan karya nyata,” katanya.
Menutup sambutannya, Mahodenk mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi lintas sektor. “Tunjukkan bahwa KNPI Lamandau adalah rumah bersama bagi seluruh pemuda, tempat lahirnya ide-ide segar dan ruang kolaborasi untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.
(Sya'ban)












