PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa percepatan operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih membutuhkan kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa, 25 November 2025.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa koperasi ini diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak benar-benar all out memastikan pembangunan fisik dan operasionalnya tidak meleset dari target.
“Kesuksesan Koperasi Merah Putih perlu kerja sama dan sinergi kita semua. Itu kunci utamanya,” ujarnya.
Agustiar menjelaskan bahwa Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 sudah memberi mandat jelas kepada bupati dan wali kota untuk menyiapkan lahan melalui aset provinsi, kabupaten/kota, maupun aset desa.
Ia juga meminta agar proses perizinan dipangkas dan dipercepat, termasuk penyelesaian potensi konflik pertanahan yang menghambat pembangunan.
“Aturan tersebut diharapkan kepada Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Tengah agar melaksanakan percepatan penyediaan lahan/tanah. Di bulan April Tahun 2026 sudah terbangun kantor/gerai, serta operasional unit usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berjalan semua,” tegas Gubernur.
Ia juga memaparkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan, termasuk penempatan dana pada Himbara dan Bank Syariah Indonesia sebagai likuiditas pembiayaan PT Agrinas Pangan Nusantara.
“Pemerintah Provinsi bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung Asta Cita Bapak Presiden,” tambahnya.
Dalam rakor tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Gubernur, bupati/wali kota, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor.
“Menjadi harapan kita bersama, penandatanganan nota kesepakatan ini nantinya akan menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan Koperasi Merah Putih yang maju dan mandiri, demi membangun Kalimantan Tengah,” tutup Agustiar.
(Sya'ban)












