PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi keagamaan dalam melahirkan generasi yang mampu menjaga serta mengembangkan kearifan lokal Dayak di tengah perkembangan zaman.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXIV dan Pascasarjana VIII Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang di Aula Utama Kampus IAHN, Kamis, 4 Desember 2025.
Menurut Wagub, ilmu pengetahuan yang diperoleh para wisudawan tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga harus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat budaya dan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas Kalimantan Tengah.
“Lulusan IAHN harus menjadi agen pelestari kearifan lokal, penerus budaya, dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika dunia modern,” kata Edy.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kalteng secara konsisten mendorong penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tanpa meninggalkan akar budaya.
Dengan begitu, pembangunan berjalan selaras antara kemajuan dan pelestarian kekayaan adat.
“Ke depan, kita ingin para lulusan bisa ambil bagian dalam pembangunan daerah, sekaligus mengawal nilai-nilai adat dan etika yang menjadi jati diri kita,” imbuhnya.
Wagub juga berpesan agar para wisudawan terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan mempertahankan integritas di dunia kerja maupun dalam kehidupan sosial.
“Ilmu pengetahuan adalah bekal, tetapi karakter yang baik adalah kunci diterimanya kalian di masyarakat,” tutupnya.
(Sya'ban)












