PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya aparatur harus dilakukan secara berkelanjutan.
ASN, kata Edy, dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan yang modern dan berkarakter kuat dalam menjawab tantangan birokrasi saat ini.
Hal itu ia sampaikan saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun 2025 yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 10 November 2025.
Menurut Edy Pratowo, ASN Kalteng wajib memperkuat empat pondasi kompetensi, yakni adab (attitude), pola pikir yang progresif (mindset), karakter yang unggul dan belom bahadat, serta kecakapan dan inovasi (skill).
“Ilmu yang diperoleh melalui pelatihan ini harus diterapkan dalam tugas sehari-hari. Kita ingin pelayanan semakin cepat, tepat, dan membawa dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Pemprov Kalteng, lanjutnya, terus mendorong reformasi birokrasi yang mengarah pada pelayanan publik berkelas melalui aparatur yang profesional dan adaptif.
“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Jadikan ini modal awal untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan,” tambahnya.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 44 peserta PKA dan 44 peserta PKP dari instansi pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Kalteng.
Kegiatan itu juga berlangsung selama 105 hari melalui pembelajaran klasikal dan jarak jauh, dibimbing oleh para widyaiswara dari BPSDM Kalteng.
(Sya'ban)












