PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Sutik meminta Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk segera menuntaskan pembangunan Sirkuit Sahati yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Sampit.
Permintaan ini disampaikan menyusul adanya polemik yang terjadi, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan road race pada Sabtu 13 dan Minggu 14 Desember 2025 lalu di kawasan Taman Kota Sampit.
“Sebenarnya sirkuit itu sudah ada. Kurang sedikit, tinggal perawatan (pembangunan lanjutan),” kata Sutik, Senin, 15 Desember 2025.
Sutik menekankan pentingnya penyelesaian sirkuit permanen untuk mengakomodasi minat tinggi masyarakat khususnya anak muda terhadap olahraga balap, sekaligus mencegah kegiatan balap liar di jalan raya.
“Peminatnya (road race) juga banyak anak-anak muda. Kalau ada tempatnya kan enak, untuk mencegah balap liar,” ujarnya.
Politisi dari Dapil II Kotim-Seruyan ini, meminta pemerintah daerah maupun provinsi dapat membantu anggaran untuk kelanjutan pembangunan sirkuit yang representatif.
Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa fasilitas sirkuit sangat dibutuhkan.
“Saya harapkan kepada Bupati Kotim atau Pemerintah Provinsi kalau ada anggarannya dibantu untuk road race,” jelasnya.
Legislator fraksi Gerindra ini berharap agar pembangunan sirkuit tetap dilanjutkan meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di daerah.
“Mudah-mudahan diteruskan lah. Jangan sampai nanti program bupati yang lama terus ganti (program tidak dilanjutkan), jangan lah,” pungkasnya.
(Syauqi)












