PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, menegaskan bahwa esensi kepemimpinan sejati berakar pada kerendahan hati dan keberanian untuk melayani masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal DPRD Kalteng yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa, 16 Desember 2025.
Junaidi menyampaikan bahwa kekuatan sebuah lembaga legislatif tidak hanya diukur melalui produk regulasi atau pengesahan anggaran semata, melainkan dari nilai-nilai moral yang yang hidup di dalamnya.
“Kasih harus menjadi rohdalam setiap dialog. Damai harus menjadi sikap dalam setiapperbedaan pendapat. Dan persatuan harus menjadi komitmenbersama dalam setiap keputusan strategis,” ujar Junaidi membacakan sambutan Ketua DPRD.
Menurutnya, tantangan bangsa Indonesia saat ini memerlukan lebih dari sekadar kecerdasan politik. Ia menekankan pentingnya keteladanan moral dari para pemangku kebijakan untuk menjawab harapan masyarakat akan keadilan dan ketenangan.
“Masyarakat menunggu pemimpin yang bukan hanya pandaiberbicara, tetapi mampu menghadirkan ketenangan, keadilan,dan harapa,” tambahnya.
Lebih lanjut, politisi Demokrat ini mengajak seluruh wakil rakyat untuk menjadikan momentum Natal sebagai refleksi dalam menjalankan tugas operasional maupun fungsi legislatif. Ia menyebut teladan kesederhanaan adalah kunci dalam mempersatukan keberagaman
“Dalam terang Natal, kita diingatkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kerendahan hati dan keberanian untuk melayani. Allah memilih hadir dalam kesederhanaan, bukan kemegahan. Ia hadir untuk menyelamatkan dan mempersatukan. Nilai inilah yang harus kita bawa dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat Kalteng,” pungkasnya.
(Syauqi)












