SAMPIT – Aksi penyerangan terhadap kantor PT Anugerah Karya Putra Lestari (AKPL) terjadi di Kecamatan Mentaya Hulu, tepatnya di Kuala Kuayan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Senin, 22 Desember 2025.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar satu menit yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman video itu terlihat sejumlah warga mendatangi dan menyerang kantor perusahaan dengan membawa senjata tajam dan benda tumpul.
Suasana tampak tegang, bahkan terlihat seorang pria mengenakan pakaian menyerupai TNI dan keamanan perushaaan berupaya menenangkan dan meredam amukan massa di lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun, mobil oknum warga diamankan oleh aparat di Polsek karena diduga dipakai untuk pencurian, namun warga menyerang perusahaan.
Namun demikian, pihak perusahaan tetap melaporkan adanya dugaan perusakan terhadap fasilitas kantor serta kendaraan milik perusahaan akibat aksi tersebut.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa itu. Saat ini, kepolisian tengah melakukan penanganan dan pendalaman atas kejadian tersebut.
“Empat kali nyuri, dikembalikan, berulang terus. Terakhir lebih besar barang buktinya. Diamankan di polsek perusahaan yang diserang. Lima orang yang diduga melakukan pencurian,” ungkap AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat dikonfirmasi.
Kapolres menjelaskan, dugaan pencurian yang dilakukan secara berulang menjadi pemicu emosi warga hingga berujung pada penyerangan kantor perusahaan.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap permasalahan harus diselesaikan melalui jalur hukum.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat berujung pada proses hukum.
(Jimmy)












