SAMPIT – Aksi brutal menggegerkan kawasan Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang satpam PT Karya Makmur Bahagia (KMB) menjadi korban penembakan, disertai aksi pembakaran sepeda motor dan pos jaga oleh tiga pelaku, dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.
Peristiwa mencekam itu terjadi pada Minggu malam, 28 Desember 2025 sekitar pukul 22.30 WIB. Selain menembak korban, para pelaku juga bertindak anarkis dengan membakar sepeda motor petugas jaga serta sebagian bangunan Pos Gagak milik perusahaan. Akibat insiden tersebut, satpam berinisial Mt mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan.
Kepolisian Resor Kotawaringin Timur saat ini masih terus mendalami motif di balik aksi penembakan yang berujung pembakaran tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kotim, AKP Sugiharso, mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung.
“Belum, masih olah tempat kejadian perkara,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 5 Januari 2025.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi untuk mempermudah pengungkapan. “Memeriksa saksi-saksi,” ungkapnya.
Dalam perkembangan terbaru, polisi mengungkapkan bahwa dari tiga orang pelaku, dua di antaranya merupakan anak di bawah umur. Sementara pelaku penembakan adalah seorang pria dewasa berinisial Rk.
“Satu dewasa dan dua anak-anak, yang menembak atas nama Riki yang dewasa,” pungkasnya.
Diberikatan sebelumnya bahwa bahwa petugas jaga mengenali dua orang pelaku yang merupakan warga KPA1 Jalan Gagak. Ketiga orang pelaku berinisial Rn alias Db, Rk alias Uk dan Yp. Dari mereka juga diamankan barang bukti senjata jenis PCP.
(Utomo)












