SAMPIT – Insiden penusukan yang menggemparkan kawasan PT Agrinas Palma Nusantara, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menyisakan kondisi kritis bagi korbannya. Seorang pria berinisial VN kini masih berjuang untuk hidup usai menjalani operasi akibat luka tusuk di bagian leher.
VN, yang diketahui merupakan warga asal Kabupaten Lamandau dan telah lama menetap serta bekerja di Kecamatan Teluk Sampit, dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit dalam kondisi bersimbah darah dan mengalami penurunan kesadaran.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr Murjani Sampit, Anggun Iman Hernawan, mengungkapkan bahwa pasca operasi, kondisi korban belum menunjukkan perkembangan signifikan dan masih tergolong kritis.
“Masuk dalam kondisi penurunan kesadaran dan pendarahan akibat luka tusuk di leher,” kata Iman, Selasa 6 Januari 2025.
Menurut Iman dari catatan medis yang pihaknya terima korban hanya mengalami luka di bagian leher. Hingga kini VN masih mendapatkan perawatan intensif di Intensive Care Unit (ICU).
“Di catatan medik luka hanya ada di leher bagian depan sebelah kanan,” ungkapnya.
Ia menyebut hingga kini belum ada perkebangan kemajuan terhadap kondisi VN. “Untuk malam ini masih belum update lagi,” bebernya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kotim, AKP Edy Wiyoko mengatakan bahwa hasil penyelidikan sementara mengarah kepada cekcok dalam rumah tangga.
“Motif sementara yang kami peroleh adalah adanya cekcok rumah tangga antara korban dan istrinya,” pungkasnya.
Polisi mengimbau agar masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwajib.
(Utomo)












