SUKAMARA – Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak kian ketergantungan pada gadget, Personel Mako Perwakilan Ditpolairud Polda Kalteng Das Jelai mengambil langkah kreatif.
Polisi perairan ini mengajak anak-anak pesisir di Kelurahan Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, untuk kembali mencintai buku melalui kegiatan belajar bersama di Pondok Baca, Rabu 21 Januari 2026.
Pondok baca ini hadir sebagai ruang alternatif bagi para pelajar di wilayah pesisir untuk menimba ilmu di luar jam sekolah dengan suasana yang nyaman dan edukatif.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, melalui Komandan Kapal Polisi XVIII-1009 Bripka Subriano, menyoroti fenomena minimnya minat baca buku di kalangan generasi muda saat ini.
Menurutnya, penggunaan ponsel pintar tanpa pengawasan orang tua berisiko memberikan dampak negatif bagi perkembangan anak.
“Zaman sekarang, mencari ilmu lewat buku sudah mulai langka karena tergeser handphone. Padahal, literasi fisik sangat penting. Kami ingin Pondok Baca ini menjadi wadah leluasa bagi anak-anak untuk memperluas wawasan tanpa distraksi negatif teknologi,” ungkap Bripka Subriano.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar membaca, tetapi juga menjadi sarana interaksi antara personel kepolisian dan anak-anak pesisir. Kehadiran Pondok Baca ini membuktikan bahwa pelayanan Polri tidak terbatas pada keamanan wilayah, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan masyarakat di alur sungai.
Diharapkan, dengan suasana Pondok Baca yang tenang dan koleksi buku yang beragam, minat baca anak-anak di Kabupaten Sukamara dapat meningkat pesat. Program ini menjadi bukti nyata bahwa Ditpolairud Polda Kalteng berkomitmen memberikan manfaat positif jangka panjang bagi masa depan generasi muda di pelosok Kalimantan Tengah.(im/bs)












