DPRD Sebut PAD Kalteng Tercatat Stabil dan Surplus di Beberapa Sektor

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering.

– Kinerja pendapatan daerah Provinsi (Kalteng) menunjukkan tren positif di tengah tantangan ekonomi . Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kalteng bersama Bapenda beberapa waktu lalu, sejumlah sektor pajak daerah dilaporkan mengalami surplus.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai indikator pendapatan untuk memastikan potensi daerah tergali maksimal.

“Dengan Badan Pendapatan Daerah tadi ya kita mengadakan RDP untuk mereview berbagai aspek indikator yang memungkinkan PAD itu untuk semakin diperkuat semakin ditingkatkan sesuai dengan potensi-potensi yang ada,” kata Freddy, Sabtu, 24 Januari 2026.

Evaluasi tersebut mencakup berbagai instrumen pajak, mulai dari pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, pajak bahan bakar, hingga pajak alat berat dan air permukaan. Meski ada tekanan dari penurunan dana transfer pusat, Freddy mengapresiasi capaian PAD yang justru menunjukkan ketahanan.

“Tapi ya syukurlah karena ada kita cenderung stabil bahkan untuk sektor tertentu surplus artinya TKD (Transfer Ke Daerah) boleh menurun tapi untuk Pendapatan Asli Daerah surplus,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai sektor mana saja yang menyumbang surplus tersebut, Freddy merincikan beberapa poin utama.

“Iya pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Kalteng Terima Aspirasi Petani Kapuas Hilir, Usulkan Bantuan Bibit Padi hingga Kultivator
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!