Tak Ada Lagi Warga yang Takut Berobat: Komitmen Total UHC di Kotim

IST/BERITASAMPIT - Peserta BPJS , Ani Anieshalia Viartna saat menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit.

SAMPIT – Universal Health Coverage (UHC) menjadi salah satu agenda strategis dalam upaya menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat atas layanan yang menyeluruh, adil, dan berkelanjutan.

(Kotim), terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program tersebut melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu dan rentan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memperkuat kepesertaan Jaminan (JKN), terutama melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemkab Kotim memastikan bahwa masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap mendapatkan perlindungan yang layak.

Perlindungan ini mencakup berbagai layanan medis, termasuk pelayanan dengan biaya tinggi seperti terapi hemodialisa. Kebijakan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin akses sebagai hak dasar setiap warga.

Manfaat dari implementasi UHC dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Salah satunya adalah Ani Anieshalia Viartna (47), seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Kotim yang terdaftar sebagai peserta aktif PBPU Pemerintah Daerah Timur.

Ani harus menjalani terapi hemodialisa secara rutin sebagai bagian dari pengobatan penyakit yang dideritanya. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan Program JKN sangat membantu dirinya dan keluarga dalam menjalani proses pengobatan jangka panjang.

“Sebagai peserta aktif PBPU Pemda Kotim, saya merasa sangat terbantu. Saya harus menjalani hemodialisa secara rutin dan seluruh biayanya ditanggung oleh JKN. Jika tidak ada dukungan dari , tentu beban pengobatan ini akan sangat berat bagi keluarga kami,” ujar Ani.

menegaskan bahwa upaya mewujudkan dan mempertahankan UHC tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah peserta, tetapi juga pada kualitas layanan yang diterima masyarakat.

baca juga ...  Kunjungi MPLS di SMPN 3 Sampit, Wabup Kotim Berpesan pada Siswa Fokus Belajar dan Mandiri

Oleh karena itu, sinergi dengan BPJS serta fasilitas pelayanan terus diperkuat agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan optimal, efektif, dan berkesinambungan.

Selain itu, Pemkab Kotim dan BPJS Kantor Cabang Sampit juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan program UHC dengan memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif dan memanfaatkan layanan secara bijak. Dengan kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara layanan, dan masyarakat, manfaat UHC diharapkan dapat terus dirasakan secara merata.

Melalui komitmen yang berkelanjutan tersebut, dan BPJS Kantor Cabang Sampit optimistis UHC dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan derajat masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(im/bs)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!