Modus Kenalan Tengah Malam, Pemuda di Kotim Kehilangan Motor Pinjaman

UTOMO/BERITA SAMPIT - Motor yang digelapkan oleh pelaku dengan identitas yang masih menjadi misteri.

SAMPIT – Niat jalan-jalan usai berkenalan di sebuah kafe justru berujung petaka bagi Sahrul Rahmadani (23). Pemuda asal (Kotim) ini menjadi korban penggelapan sepeda motor setelah pelaku yang baru dikenalnya membawa kabur kendaraan tersebut dengan dalih mengambil uang.

Ironisnya, sepeda motor yang digelapkan bukan milik korban, melainkan kendaraan yang ia pinjam dari sang tante, Rahmiati. ini pun telah dilaporkan ke SPKT Polres Kotim untuk ditindaklanjuti secara .

Rahmiati membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku sangat terkejut ketika mengetahui motor miliknya tidak kembali.

“Yang jadi korban keponakan saya tetapi motor itu milik saya,” ujarnya, Rabu 4 Februari 2026.

Ia menjelaskan, bermula pada Senin dini hari, 3 Februari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban tengah nongkrong di sebuah kafe di wilayah Pembuang Hulu, Kabupaten . Di lokasi tersebut, korban didekati seorang pria tak dikenal yang memulai percakapan dengan meminjam korek api. Keduanya kemudian berkenalan. Pelaku lantas mengajak korban untuk jalan-jalan.

“Mereka pertama kali menuju ke daerah Amin Jaya, sebelum akhirnya berlanjut ke Kota Sampit. Di Taman Kota Sampit, mereka makan bersama. pelaku meminjam motor dengan alasan hendak mengambil uang dan tak kunjung kembali,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Kotim, AKP Edy Wiyoko saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian itu ke SPKT tetapi saat dikonfirmasi tentang dokumen kepemilikan korban mengakui BPKB motor masih di dealer.

“Benar, korban sudah melaporkan tetapi saat ditanya bukti kepemilikan kendaraan korban mengatakan BPKB masih di dealer,” ungkapnya.

Polisi mengimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayakan barang berharga, seperti kendaraan, kepada orang yang belum benar-benar dikenal, sekalipun telah beberapa jam berinteraksi.

(Utomo)

baca juga ...  Misteri Kematian Jaka: Polisi Tetapkan Kasus Tabrak Lari, Dugaan Lain Masih Diselidiki
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!